4 Kegunaan rekening koran yang Harus Kamu Tahu

uang-digital
Uang Digital

Rekening koran adalah dokumen pencatatan transaksi keuangan yang penting. Beberapa keperluan-keperluan penting mengharuskan seseorang untuk memperlihatkan dokumen yang satu ini. 

Kegunaannya juga beragam, berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Untuk pengajuan visa

Kalau kamu pengin wisata atau kerja ke negara-negara lain, sayangnya gak bisa sembarangan masuk. Salah satu syarat yang harus dimiliki adalah Visa. Secara umum, Visa adalah dokumen izin yang harus dimiliki oleh seseorang, sebagai syarat masuk ke negara orang. 

Nah untuk pengajuan Visanya sendiri harus ada beberapa persyaratan yang dibutuhkan, salah satunya adalah catatan transaksi keuanganmu. Untuk pengajuan Visa Australia saja, rekening koran dalam periode tiga bulan, slip gaji, surat keterangan kerja, dan surat sponsorship menjadi persyaratan dokumennya. 

2. Syarat pengajuan KPR 

Harga properti setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Alhasil buat kalangan-kalangan milenial dan yang gajinya pas-pasan jadi sulit untuk membelinya. Tapi untungnya ada layanan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank-bank di Indonesia. 

Untuk bisa mendapatkan KPR, kamu kudu menyerahkan beberapa persyaratan yang diwajibkan oleh bank. Di antaranya adalah KTP dan Kartu Keluarga, NPWP, buku nikah, slip gaji, surat keterangan kerja, dan rekening koran selama tiga bulan terakhir. 

3. Syarat peminjaman 

Rekening koran juga biasa digunakan sebagai salah satu syarat peminjaman uang. Beberapa bank atau perusahaan pemberi pinjaman biasanya mengharuskan si calon peminjam untuk menyerahkan catatan transaksi keuangannya selama tiga bulan ke belakang. 

Karena dari catatan transaksi itu, si pemberi pinjaman bisa menganalisis apakah calon peminjam ini bisa membayar cicilannya atau tidak. Cara melihatnya adalah dari besaran uang yang masuk per bulannya plus pengeluaran yang biasa dihabiskan per bulannya. 

4. Melihat transaksi 

Sebenarnya, untuk melihat transaksi kita selama beberapa bulan ke belakang atau bahkan beberapa tahun ke belakang bisa dilihat saat print buku rekening. Tapi, kelebihannya dari rekening koran adalah kamu juga bisa melihat pesan tentang transaksi tersebut. 

Misalnya pada tanggal 31 Juli 2019 kamu melakukan transfer sejumlah uang untuk membayar cicilan motor. Di buku rekening tabungan, hanya tercantumkan besaran angka yang keluar saja, sedangkan di catatan mutasi rekening bakal ketahuan rincian dana tersebut digunakan untuk apa secara detail. 

Inilah 4 Pinjaman Online yang Terpercaya

uang-digital
Uang Digital

Saat ini sudah banyak perusahaan fintech yang menyediakan pinjaman online 24 jam. Hanya bermodalkan ponsel pintar saja, uang yang kamu pinjamkan sudah bisa dicairkan dengan cepat. 

Sekarang, sudah ada lembaga pengawasnya yaitu OJK. Jadi untuk memastikan bahwa pinjaman itu terpercaya atau tidak, lihat saja di daftar OJK. Berikut ini kita bakal kasih kamu 10 fintech yang sudah terdaftar dan diawasi. 

1. Kredivo

Kredivo termasuk ke dalam pinjaman online 24 jam yang bisa kamu percaya. Untuk meminjamnya pun mudah, cukup melakukan pendaftaran di website resmi mereka yang prosesnya gak sampai 1 menit saja. 

Kelebihan meminjam di Kredivo adalah, mereka bisa memberikan pinjaman sampai batas maksimal 30 juta rupiah. Dana pun cair hanya dalam hitungan menit. 

Sedangkan untuk pinjaman dengan limit mencapai 30 juta dan tenor pelunasan 3,6, 12 bulan, bunganya sekitar 2,95 persen. 

2. Julo 

Mencari pinjaman dengan nominal yang tidak terlalu besar, kamu bisa memilih Julo. Pinjaman online tanpa jaminan ini bisa memberikanmu dana segar mulai dari Rp 2 juta sampai 8 juta. Tenor pembayarannya bisa dilakukan dalam jangka waktu 3-6 bulan dengan bunga antara 4-6 persen per bulan. 

Untuk meminjam uang di Julo persyaratannya cukup mudah kok. Asal kamu usia 21-60 tahun dan memiliki penghasilan 2 juta per bulan pasti cair. 

3. Akseleran 

Kamu tengah membutuhkan modal untuk membuka usaha kecil-kecilan? Bisa menengok ke fintech P2P lending Akseleran. Akseleran bakal menghubungkan si pemberi pinjaman dengan si peminjam. 

Keuntungan meminjam di sini adalah kamu bakal dibantu oleh customer service mereka untuk menentukan berapa besar pinjaman dan tenor yang sesuai dengan kebutuhanmu. Bunga pinjamannya sekitar 6,48 persen sampai 17 persen.

4. Koinworks 

Pinjaman online selanjutnya adalah Koinworks. Sama seperti Akseleran, Koinworks juga menggunakan sistem P2P lending untuk mengumpulkan dana yang siap dipinjamkan. 

Kalau cari pinjaman online bunga rendah Koinworks lah jawabannya. Bunga yang bakal dibebankan kepada peminjam berkisar dari 0,75 persen sampai 1,67 persen per bulan. 

Proses pendaftarannya juga mudah, kamu bisa melakukannya hanya bermodalkan ponsel pintar dari mana saja dan kapan saja. 

3 Teknik Mendapatkan Uang Rp 30 Juta dalam 1 Tahun!

uang-digital
Uang Digital

Cara mendapatkan uang dengan cepat tanpa ribet tentu jadi keinginan banyak orang. Bukan tanpa alasan, kebutuhan yang semakin besar tentu membuat kamu mau gak mau harus memutar otak mencari sumber penghasilan lain.

Yuk, coba dalam satu tahun untuk mengubah kebiasaan burukmu selama ini. Tujuannya ya agar bisa menghasilkan uang. Mudah kok, kamu hanya perlu menahan diri dan konsisten saja.

Dengan melakukan beberapa teknik mendapatkan uang di bawah ini, kamu bahkan bisa mendapatkan uang lebih dari Rp 30 juta lho hanya dalam waktu setahun. 

Penasaran pengin tahu caranya? Yuk, simak langsung di sini:

1. Kurangi buang-buang uang di mal

Sadar gak sih kamu kalau jalan-jalan ke mal cukup menguras kantong. Meski sekadar window shopping udah bikin happy, kamu mau gak mau tetap harus mengeluarkan uang saat ke mal.

Misalnya, untuk ongkos atau bayar parkir yang bisa lebih dari 20 ribu. Belum lagi beli minum di kafe, karena gak mungkin kan kamu gak haus yang bisa-bisa menghabiskan uang 50 ribu. 

Coba deh ditahan hanya selama satu tahun, kamu bisa mengalihkan dengan nonton di rumah atau melakukan sesuatu yang menyenangkan tanpa harus keluar uang. 

Maka, dalam satu tahun kamu bisa menyimpan uang sebesar 400 ribu dikali 12 bulan yaitu 4,8 juta rupiah. Lumayan, kan?

2. Bawa makan dari rumah

Keluar uang untuk makan siang setiap hari juga ternyata bisa menguras isi rekening lho. Coba ya kita hitung-hitung, dalam satu hari kamu keluar uang Rp 20 ribu untuk makan siang. Maka dalam sebulan, 20 ribu x 22 hari kerja yakni 440 ribu rupiah.

Kalau kamu bawa makan alias bekal dari rumah, maka dalam setahun kamu bisa menghasilkan hingga 5,28 juta rupiah dengan rincian 440 ribu x 12 bulan.

3. Menjual barang gak terpakai

Kini udah banyak banget cara mendapatkan uang yang mudah. Salah satunya, menjual barang yang sudah gak terpakai.

Selain bikin kamar dan lemari lebih lega dan terbebas dari sarang nyamuk, kamu juga dapat mendapatkan uang. Ya, itu lebih baik ketimbang harus menumpuknya di lemari bukan?

Kamu juga bisa menjualnya di situs jual beli khusus menjual barang bekas, kamu hanya perlu foto semenarik mungkin, dan jual dengan harga yang aman kantong. Selain itu, kamu juga dapat membuka garage sale sendiri di garasi rumah.

Anti Gagal, Inilah Cara Menabung Rp 1 Juta per Bulan!

uang-digital
Uang Digital

Tak sedikit orang yang belum menemukan cara menabung terbaik. Hal ini membuat mereka kerap gagal menyisihkan uang setiap bulan untuk ditabung.

Menjalankan cara menabung juga sebenarnya gak susah kok, dan yang terpenting gak menyiksa. Kamu juga gak perlu takut pos keuanganmu berantakan, karena sebenarnya hanya ada beberapa hal yang harus kamu ubah agar tujuan kamu tercapai.

Karena itu, kali ini kami ingin memberikan beberapa cara menabung yang benar supaya kamu bisa menyimpan Rp 1 juta per bulan. Gimana caranya? Berikut empat di antaranya:

1. Cara menabung yang benar: sisihkan di awal

Saat gajian, tak sedikit orang yang merasa tajir mendadak. Nah, biasanya mereka langsung jalan-jalan ke mall untuk makan di restoran mahal atau berbelanja.

Memang enak pegang uang banyak, tapi kamu tentu harus tahan diri dong agar di tengah bulan uang gak ludes karena terlalu sering menghambur-hamburkan uang saat gajian.

Biar kondisinya gak seperti itu, sebaiknya langsung sisihkan uang sebesar Rp 1 juta saat gajian. Agar sukses, kamu harus memiliki rekening yang memang khusus untuk ditabung yang memang gak bisa diganggu gugat.

2. Bawa bekal

Cara menabung di atas tentunya harus didukung dengan perubahan kebiasaan. Contohnya adalah bawa bekal dari rumah untuk santap siang di tempat kerja. 

Bawa bekal dari rumah ke kantor terbukti dapat menghemat uangmu cukup besar lho. Gak cuma lebih hemat, makanan yang dikonsumsi juga lebih sehat karena buatan orang rumah yang memang sudah terjamin kebersihannya.

3. Naik transportasi umum

Mengubah kebiasaan dari membawa kendaraan sendiri ke angkutan umum memang terasa sulit. Banyak orang yang gak mau ribet menunggu lama hingga berdesakan karena memang kondisi transportasi umum di jam-jam kerja itu sangat padat.

Tapi kalau kamu mengetahui triknya, misalnya jalan lebih pagi dari biasanya, pasti kamu bakal merasakan nikmatnya naik transportasi umum. Selain gak perlu terburu-buru ke kantor, kamu juga akan merasa lebih sehat dan segar karena menghirup udara pagi. Selain itu, transportasi umum juga mempunya metode pembayaran yang lebih praktis seperti e-money.

3 Cara Mengatasi Kecanduan Belanja Online

uang-digital
Uang Digital

Dengan semakin banyaknya situs e-commerce, pelelangan online, dan fasilitas kredit tanpa kartu membuat banyak orang semakin mudah mengeluarkan uang untuk berbelanja.

Berbagai fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan tersebut tidak masalah untuk digunakan, jika Anda paham dengan batas wajarnya.

Hal yang menjadi masalah adalah ketika berbagai kemudahan tersebut membuat Anda melakukan belanja secara impulsif dan berlebihan.

Kami sudah merangkum 3 cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecanduan dalam berbelanja online.

1. Mulai Saat Ini Berhenti Berlanggangan dari Semua Email Promosi

Cara mengatasi kecanduan yang pertama dalam daftar ini adalah dengan berhenti berlangganan email newsletter.

Email promosi yang dikirimkan pihak e-commerce secara rutin semakin membuat Anda tertarik untuk mengikutinya dan berbelanja berbagai barang yang tidak diperlukan. Solusinya adalah segera berhenti berlangganan dari setiap email promosi yang Anda terima.

Jangan menandai email tersebut sebagai spam atau membuangnya ke sampah, karena hal ini tidak akan menghentikan Anda untuk membukanya.

2. Blokir Akses ke Situs Belanja Online yang Sering Dikunjungi

Cara selanjutnya untuk membuat Anda berhenti berbelanja secara impulsif adalah dengan membatasi akses ke marketplace online yang sering dibuka.

Pemblokiran marketplace online bisa Anda lakukan melalui browser atau menggunakan software untuk memblokirnya secara otomatis.

Pastikan juga Anda membersihkan cookie dan cache pada browser secara teratur. Hal ini sangat bermanfaat untuk menghindari Anda mendapatkan iklan dari situs belanja online yang sedang mempromosikan produk atau layanan mereka.

3. Segera Hapus Aplikasi Belanja Online dari Smartphone Anda

Perangkat mobile seperti smartphone menjadi salah satu alat yang memudahkan Anda berbelanja online.

Untuk menghindari Anda membuka berbagai aplikasi belanja online, maka segeralah hapus aplikasi tersebut dari dalam perangkat Anda. Ini juga termasuk ampuh sebagai salah satu cara mengatasi ketagihan belanja online.

4. Cari Alternatif Hiburan yang Tidak Menguras Kantong

Daripada uang tersebut habis digunakan untuk berbelanja, lebih baik Anda menginvestasikannya ke tempat yang lebih bermanfaat.

Dengan berinvestasi dan membiasakannya sejak dini, Anda bisa mencapai berbagai tujuan keuangan di masa depan seperti membeli rumah, membeli mobil, berlibur bersama keluarga, atau untuk membiayai pendidikan anak Anda.

4 Alasan Mata Uang Libra Facebook Ditolak

uang-digital
Uang Digital

Pada pertengahan tahun 2019 lalu, korporasi tersebut memperkenalkan Libra sebagai mata uang virtual yang bakal segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Regulasi yang belum jelas dan kemungkinan risiko yang bisa dialami individu maupun pemerintah menjadi alasan mengapa Libra masih diragukan untuk bisa beroperasi

Melihat banyaknya penolakan tersebut, sebetulnya bahaya apa sih yang bisa diberikan Libra Facebook kepada penggunanya? Yuk, kita lihat langsung saja list-nya di sini:

1. Keamanan data pengguna yang masih dipertanyakan

Melansir dari The Conversation, pada tahun 2018 masih segar di ingatan kita mengenai skandal bocornya 50 juta pengguna Facebook di dunia. Dan, itu merupakan salah satu yang terbesar sepanjang sejarah.

Meski Mark Zuckerberg sempat berkomitmen membenahi celah keamanan tersebut, tetapi potensi bocornya data pengguna masih dipertanyakan. Apalagi, Libra menyangkut uang yang dimiliki para penggunanya.

Jika kembali terjadi kebocoran, tentunya hal ini bakal menjadi lebih rumit untuk diselesaikan. Bahkan, untuk raksasa internet sekelas Facebook.

2. Risiko money laundering

Risiko money laundering yang sangat rentan terjadi di mata uang virtual sebetulnya udah Libra Facebook antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi. 

Tapi bukan berarti gak mungkin terjadi, risiko semacam ini bakal tetap ada dan dimanfaatkan oknum tertentu yang kurang bertanggung jawab.

Seperti yang dialami digital Liberty Reserve pada tahun 2013 di mana pendirinya, yakni Arthur Budovsky dipenjara selama 20 tahun karena terbukti melakukan upaya money laundering.

3. Ancaman dari hacker

Selain data pribadi pengguna yang terancam, terdapat bahaya lain yang mungkin terjadi bila pengguna gak bijak menggunakan gadget yang dimiliki, yakni hacker.

Kasus yang lebih bisa saja terjadi bila hacker berhasil membobol gadget pengguna dan mengambil informasi pribadi yang bersifat rahasia dari aplikasi di luar Libra Facebook.

4. Dampak sistemik yang luas

Di seluruh dunia, Facebook memiliki jumlah pengguna aktif setiap bulannya sebanyak 2,4 miliar orang. Itu belum ditambah perusahaan lainnya yang dimiliki seperti WhatsApp yang menyentuh 1,5 miliar orang.

Dengan pengguna sebanyak itu, hadirnya Libra Facebook tentu memiliki potensi sangat besar sekaligus dampak yang masif. Entah itu mengarah ke hal positif ataupun negatif.

3 Cara untuk Mengajari Anak Soal Keuangan

uang-digital
Uang Digital

Mengajari anak soal keuangan bukan hal yang mudah. Apalagi kalau kamu punya keinginan agar kelak anakmu tumbuh sebagai orang yang gak konsumtif dan kaya.

Pada kesempatan kali ini, kami bakal membocorkan ke kamu beberapa tips bertahap untuk mengajari anak soal keuangan yang mudah diaplikasikan dan efektif. Semoga bisa bermanfaat buat masa depan si buah hati.

1. Buat rekening tabungan anak dan jelaskan soal bunga bank serta bunga bergulung

Memperkenalkan anak dengan menabung di celengan jelas udah gak zaman. Sementara itu kalau hanya sebatas mengenalkan cara nabung di bank juga gak efektif.

Berikan saja kado berupa tabungan anak kepadanya di hari ulang tahun atau di momen-momen lain. Setelah itu, jelaskanlah apa yang dimaksud dengan kartu ATM, bunga dan metode bunga bergulung yang ada di bank. Katakan padanya bahwa, jika sejak kecil sudah nabung di bank, maka saat dewasa nanti uangnya bisa lebih banyak ketimbang papa mama sekarang. 

2. Memperkenalkan anak tentang biaya-biaya potongan di tabungan bank

Obrolan mengenai bunga bergulung mungkin bakal menarik hati si kecil untuk giat menabung agar jadi kaya. Namun jangan lupa, bahwa ada biaya administrasi juga yang dikenakan oleh bank. 

Sebagian besar tabungan anak memang sifatnya bebas biaya administrasi. Namun saat mereka beranjak remaja, ajari juga soal biaya-biaya administrasi yang dikenakan bank pada tabungan mereka.

Jelaskan padanya bahwa biaya-biaya tersebut bisa memotong keuntungan menabung pada masa yang akan datang. Dengan mengetahui hal ini, setidaknya dia akan lebih waspada atau bertanya balik kepadamu soal solusinya.

3. Kenalkan emas padanya

Mengajari anak soal keuangan tentu gak akan cukup jika hanya seputar investasi deposito saja. Kenalkan juga soal emas yang bisa membuatnya kaya di masa depan.

Kamu juga bisa memberikan hadiah berupa “emas batangan” asalkan kamu bisa menyimpannya dengan baik. 

Katakan padanya bahwa logam mulia ini akan menjadi barang yang sangat mahal di masa depan. Dengan ini, dia bisa membeli apapun yang dia mau. 

Cobalah untuk membentuk mindset dalam dirinya bahwa dengan menabung emas, dia bisa jadi ‘raja’ di kemudian hari. Tapi jangan lupa, ajari juga perbedaan emas batangan dan emas di perhiasan ya. 

4 Tips Mengelola Keuangan Ini Bantu Makin Cuan untuk Usaha Kecil

uang-elektronik
Uang Elektronik

Menjalani usaha kecil juga harus tahu cara mengelola keuangannya supaya untung. Namun, tidak semua orang dapat melakukannya. Sebagian orang butuh proses untuk belajar sesuatu agar segalanya bisa berjalan baik dan benar.

Di setiap tahunnya terdapat ratusan hingga ribuan pengusaha baru yang muncul dan mencoba keuntungannya di dunia bisnis.

Parahnya lagi, kalau sampai keuangan pribadi sudah kecampur aduk dengan keuangan usaha, kesalahan fatal ini bisa menyebabkan salah perhitungan, bahkan kebangkrutan. Jangan sampai terjadi sama kamu!

Biar kamu gak terjerumus ke lubang tersebut, lebih baik simak enam tips mengelola keuangan untuk usaha kecil berikut ini:

1. Berhemat

Kunci dari mengelola keuangan yang baik untuk usaha kecil adalah berhemat.

Dengan berhemat, kamu dapat menggunakan modal yang terbatas untuk kebutuhan prioritas terlebih dahulu.

Usahakan untuk menghindari membeli sesuatu yang sifatnya sekadar keinginan, padahal sebenarnya gak ada kontribusinya dari sisi marketing atau keuntungan.

Prinsip ini sebetulnya juga bisa kamu temukan dalam mengatur keuangan pribadi sehari-hari.

2. Keuntungan untuk modal

Menuai hasil keringat dari usaha kecil yang udah dijalani menjadi kebahagiaan tersendiri.

Tapi ingat, jangan terlalu sering memakai keuntungan tersebut hanya untuk konsumsi pribadi saja. Kalau ga bisa dibatasi, uangnya tiba-tiba habis entah ke mana.

Sisakan 50 persen lebih uang keuntungan usaha kamu untuk kembali digunakan menjadi modal usaha.

Langkah ini dapat membuat kondisi keuangan lebih baik, dan memudahkan kamu mengatur keuangan kantor.

3. Mencari investor

Selain bersumber dari keuntungan, modal tambahan juga bisa didapatkan dari investor. Mereka mampu menyediakan uang, tenaga ahli, serta arahan agar bisnis kamu bisa berkembang.

Sayangnya, cara ini memiliki kesulitan tersendiri mewujudkannya sehubungan dengan besar kecilnya usaha yang dilakukan. Investor tentu gak mau merelakan uangnya untuk hal yang belum pasti, kan?

Namun, bukan berarti tidak mungkin, kamu bisa memanfaatkan keluarga, saudara bahkan kerabat untuk meyakinkan mereka bahwa usaha yang kamu lakukan memiliki potensi cemerlang.

4. Buat catatan transaksi

Kedengarannya hal yang satu ini sangat sepele untuk dilakukan. Tapi, dampak yang diberikan nyatanya bisa lumayan efektif dalam mengatur keuangan.

Pembukuan sederhana penting dibuat agar seluruh transaksi pengeluaran maupun pemasukan bisa dipantau setiap bulannya.

Tips ini juga membantu usaha kecil kamu terhindari penyelewengan dana yang dilakukan karyawan sendiri.

Kamu bisa menggunakan jasa akuntan supaya laporan keuangan tersaji dengan lebih rapi, dan mudah dipahami.

3 Tips Menabung Uang Receh Biar Menggunung dan Bisa Beli Barang Mewah!

uang-elektronik
Uang Elektronik

Pernah mendengar kisah orang yang bisa membeli barang mewah dari uang receh? Sebagai contoh, seorang pria asal China, bernama Gan yang membeli mobil mewah seharga Rp 1,44 miliar dari uang receh.

Biar mengejutkan, kamu tidak perlu menghitung berapa nominal uang receh yang udah sisihkan. Tahu-tahu pas dibongkar terkumpul puluhan juta rupiah. Jadi, istilah pepatah, sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Nah, biar rencana menabung kamu berjalan lancar. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan seperti yang sudah kami rangkum, apa aja? Ini lima di antaranya:

1. Memiliki tujuan menabung

Salah satu keberhasilan dalam menabung adalah konsisten. Pasalnya, gak sedikit orang yang menyerah di tengah jalan, salah satu alasannya karena gak memiliki tujuan yang membuatnya semangat menyisihkan uang setiap hari.

Karena itu, pentingnya kamu memiliki tujuan menabung. Misalnya untuk liburan ke Jepang di dua tahun mendatang atau bisa menikah dengan kekasih. Tak lupa juga untuk menempelkan tujuan menabung kamu itu di depan wadah atau celengan.

2. Memilih tempat penyimpanan uang

Langkah berikutnya adalah memilih tempat penyimpanan uang yang menarik untuk uang-uang receh milik mu.

Misalkan saja celengan berbentuk hewan kesukaan kamu atau biar lebih hemat dan futuristic, kamu bisa mengumpulkan uang kecil tersebut di dalam wadah botol minuman air mineral 600 ml.

Hal tersebut ternyata dapat menimbulkan rasa kepuasan tersendiri di diri kamu lho saat melihat botol tersebut penuh dengan uang kecil yang dikumpulkan setiap hari.

3. Menentukan pecahan nominal

Kini ada beberapa jenis uang kecil yang beredar di Indonesia yaitu Rp 100, Rp 200, Rp 500 dan Rp 1.000. Sedangkan uang receh dalam bentuk kertas, ada nominal Rp 2.000.

Nah, sebelum kamu mulai menabung uang receh, sebaiknya tentukan terlebih dahulu pecahan nominal uang yang pengin tabung atau memberikan patokan uang nominal berapa yang dikumpulkan.

Apakah dengan pecahan Rp 500, Rp 1.000, atau Rp 2.000? Tujuannya adalah  buat memudahkan kamu dalam menghitungkan hasil uangnya saat dibongkar nanti.

4 Tips Menghemat Uang yang Biasa Dilakukan Emak-Emak

uang-elektronik
Uang Elektronik

Kamu mungkin udah sering banget baca tips menghemat uang di berbagai media. Saking seringnya, sampai-sampai kamu udah bosan. Kenapa bosan? Bisa jadi karena kamu merasa tips-tips tersebut tidak efektif. Mungkin juga karena kamu sendiri gak pernah mempraktikannya, jadi sampai bosan baca tips, tapi gak merasakan manfaatnya.

Emangnya apa sih yang dilakukan emak-emak dalam menghemat? Berikut ini adalah beberapa tips menghemat uang yang simpel dan biasa dilakukan emak-emak.

1. Jual barang-barang yang udah gak terpakai secara online

Daripada dianggurin gitu aja, lebih baik barang-barang yang udah gak terpakai dijual. Lagian, jual barang sekarang udah mudah banget. Kamu bisa melakukannya secara online.

Ada beberapa situs yang bisa kamu manfaatkan buat menjual barang secara online. Mulai dari Carousell, Prelo, BelanjaBekas, OLX, Tokopedia, Jualo, hingga Bukalapak. Tinggal pilih salah satunya lalu jual secara online deh barang-barang bekas yang kamu punya.

2. Berhenti beli kopi dengan menikmati buatan sendiri

Biasa menikmati kopi dengan membelinya? Pengeluaran yang satu ini kalau dihitung-hitung lumayan juga lho.

Alangkah baiknya kamu membuat minuman kopimu sendiri. Jelas, membuat kopi sendiri lebih hemat ketimbang harus membelinya.

Kalau kamu bisa menghabiskan sehari Rp 30 ribu buat menikmati satu cup kopi, uang segitu bisa dipakai buat menikmati kopi buatan sendiri selama satu minggu lho. Jelas lebih hemat, bukan?

3. Manfaatkan promo yang ditawarkan dalam bentuk apa pun

Tips menghemat uang berikutnya adalah dengan memanfaatkan promo yang lagi tersedia. Sekarang ini promo itu cukup banyak bertebaran lho. Apalagi kalau kamu senang menggunakan aplikasi-aplikasi online.

Mulai dari aplikasi belanja, pemesanan tiket, hingga aplikasi transportasi rata-rata menawarkan promo-promo yang bisa bikin kamu sampai bayar setengah harga. Gimana gak untung coba kalau ada promo kayak gitu.

4. Pakai kartu kredit buat tekan bujet

Terdengar seperti hal yang aneh. Sebab selama ini kartu kredit cenderung dekat dengan keinginan buat selalu belanja.

Namun, faktanya nih dengan menggunakannya, kamu bisa menekan bujet pengeluaran lho. Emangnya gimana cara menggunakannya ?

Sama seperti aplikasi online, bank penyedia kartu kredit juga memberi banyak promo. Salah satunya yang paling menguntungkan banget adalah program cicilan bunga 0 persen.